Formula E Akan Di Laksanakan Pada Bulan Juni

Formula E Akan Di Laksanakan Pada Bulan Juni

Formula E Resmi Akan Kembali Hadir Dan Di Laksanakan Di Ancol Jakarta Utara Pada Bulan Juni Tahun 2025 Mendatang. Ajang balap mobil listrik Formula E bertajuk Jakarta E-Prix 2025 secara resmi di luncurkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Pelaksanaan event ini di jadwalkan berlangsung pada 21 Juni 2025 di Sirkuit Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) yang berlokasi di kawasan Ancol. Setelah sempat absen tahun lalu akibat dinamika tahun politik, Indonesia kembali di percaya menjadi tuan rumah untuk kejuaraan dunia ini. Dalam mendukung ajang tersebut, Pramono menegaskan komitmennya untuk menyukseskan penyelenggaraan acara olahraga internasional yang bertaraf dunia. Sebagai bagian dari upaya serius, Gubernur Pramono mengingatkan seluruh pihak agar pelaksanaan ajang ini tidak di lakukan setengah-setengah, melainkan harus maksimal dan menunjukkan kualitas tinggi. Ketika Direktur Utama Jakpro, Iwan, meminta persetujuannya, ia langsung memberikan arahan agar segala hal di siapkan secara optimal.

Dengan demikian, Jakarta dapat menunjukkan diri sebagai kota yang siap menggelar acara besar dengan profesionalisme tinggi. Lebih lanjut, Pramono menjelaskan bahwa Formula E termasuk salah satu kejuaraan yang paling di tunggu oleh para penggemar, baik lokal maupun internasional. Oleh karena itu, menurutnya, seluruh elemen pendukung mulai dari acara utama hingga berbagai kegiatan sampingan perlu di persiapkan dengan matang. Tidak hanya itu, ia juga menekankan pentingnya memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi semua tamu yang datang ke Jakarta. Tak hanya Formula E, Jakarta juga tengah bersiap menyambut beragam event olahraga lainnya pada tahun 2025, seperti lomba lari dan kejuaraan hoki. Hal ini di yakini akan membuat Jakarta semakin menarik sebagai destinasi wisata olahraga. Dengan strategi tersebut, Pramono menargetkan agar Jakarta naik peringkat menjadi salah satu dari 50 kota global terbaik dari posisi sebelumnya di peringkat 74.

Formula E Jakarta 2025

Balapan Formula E Jakarta 2025 atau Jakarta E-Prix 2025 di jadwalkan berlangsung pada 21 Juni 2025 di Sirkuit Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Ancol. Sirkuit ini memiliki panjang lintasan 2,37 kilometer dan telah di gunakan sejak musim ke-8. Menariknya, sejak debutnya, lintasan ini mendapat apresiasi positif dari para pembalap meskipun tantangan cuaca panas dan lembap kerap menjadi hambatan. Jalurnya di mulai dengan lintasan lurus yang panjang, di lanjutkan dengan sektor awal yang sempit, kemudian berlanjut pada serangkaian tikungan berliku, sebelum memasuki tikungan tajam dan sempit di akhir putaran, serta kembali ke jalur lurus utama menuju garis start dan finis. Selain itu, balapan kali ini akan menjadi panggung perdana bagi mobil balap listrik GEN3 Evo yang hadir dengan sejumlah peningkatan signifikan. Kendaraan ini mampu berakselerasi dari 0 hingga 60 mph dengan kecepatan 30 persen lebih cepat dari mobil F1 terkini, dan 36 persen lebih unggul di banding model GEN3 sebelumnya.

Di sisi lain, tiket pre-sale untuk Formula E Jakarta 2025 telah tersedia hingga 10 Mei 2025 melalui situs resmi jakartaeprixofficial.com. Adapun harga tiket yang di tawarkan beragam, antara lain kategori Festival seharga Rp 300.000, Grandstand Rp 850.000, hingga VIP dan VVIP yang berkisar antara Rp 2.550.000 sampai Rp 8.500.000. Perlu di catat, seluruh harga tersebut belum termasuk pajak hiburan sebesar 10 persen. Ketentuan pembelian tiket pun harus di perhatikan secara cermat. E-tiket akan di kirim ke email dan WhatsApp aktif, tiket berlaku bagi anak usia dua tahun ke atas, dan anak di bawah usia empat tahun tidak di perbolehkan masuk ke area sirkuit. Selain itu, pembelian di batasi maksimal lima tiket per transaksi dan satu email hanya dapat di gunakan satu kali.

Ajang Balap Mobil Listrik

Jakarta di jadwalkan kembali menjadi tuan rumah Ajang Balap Mobil Listrik Formula E atau Jakarta E-Prix pada tahun 2025. Setelah absen pada tahun 2024, perlombaan ini akan di gelar untuk ketiga kalinya di ibu kota Indonesia. Rencananya, balapan tersebut akan berlangsung pada 21 Juni 2025 di Sirkuit Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Ancol. Gubernur Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menyampaikan bahwa ajang ini sangat di nantikan oleh banyak pihak. Terutama para penggemar Formula E, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Oleh karena itu, ia menekankan bahwa pelaksanaannya harus lebih baik dan menarik dari edisi sebelumnya serta di persiapkan secara menyeluruh. Ia juga memperkirakan bahwa Jakarta akan kedatangan banyak wisatawan dari luar kota, bahkan luar negeri. Sehingga semua pengunjung perlu mendapatkan pengalaman terbaik selama berada di Jakarta.

Selanjutnya, Pramono menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jakarta berkomitmen penuh dalam mendukung penyelenggaraan Formula E. Ia berharap seluruh tamu yang datang merasa nyaman dan di mudahkan selama berada di Jakarta. Perlu di ketahui, pada tahun 2024, Indonesia gagal menggelar dua balapan internasional besar. Yakni Formula E dan World Superbike (WSBK), akibat penyesuaian kalender dengan masa kampanye pemilihan presiden. Awalnya, Jakarta di rencanakan menjadi tuan rumah pada 8 Juni 2024. Namun agenda itu di batalkan karena di khawatirkan mengganggu distribusi logistik Pemilu jika terjadi dua putaran. Kini, di tahun 2025, kehadiran mobil balap listrik revolusioner Gen3 Evo akan menjadi sorotan. Mobil ini mampu melesat dari 0 ke 100 km/jam hanya dalam waktu 1,86 detik, bahkan lebih cepat di banding mobil Formula 1. Dengan peningkatan aerodinamika dan sistem penggerak seluruh roda, persaingan di lintasan di pastikan akan semakin seru dan menegangkan.

Menjadi Tuan Rumah

Balapan mobil listrik Jakarta E-Prix 2025 atau Formula E Jakarta di pastikan akan kembali di gelar pada tanggal 21 Juni 2025. Ajang ini kembali hadir di Indonesia setelah sempat absen selama satu tahun. Balapan jalanan ini akan berlangsung di Sirkuit Ancol, Jakarta Utara, yang sebelumnya telah Menjadi Tuan Rumah untuk seri-seri Formula E. Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan ajang ini. Menurutnya, acara ini tidak hanya harus menarik, namun juga harus memberikan kemudahan dan kebahagiaan bagi seluruh warga yang ada di Jakarta selama penyelenggaraan berlangsung. Selanjutnya, Pramono menegaskan bahwa dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jakarta merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai tuan rumah. Ia ingin setiap aspek dari event ini dapat memberikan kesan positif bagi masyarakat maupun wisatawan.

Di sisi lain, Co-Founder dan Chief Championship Officer of Formula E, M. Alberto Longo, juga menyambut positif kembalinya ajang ini ke Jakarta. Menurutnya, Indonesia adalah pasar dengan jumlah penonton terbesar bagi Formula E di dunia. Bahkan, Alberto menyebut bahwa lebih dari empat juta orang di Indonesia menyaksikan Formula E setiap harinya. Yang membuktikan bahwa kehadiran Formula E di Jakarta bukan hanya memberikan manfaat bagi kota ini. Tetapi juga sangat penting bagi eksistensi Formula E secara global. Di samping itu, ajang tahun ini akan menghadirkan mobil balap Gen3 Evo, yang sebelumnya sudah di gunakan pada musim 2024. Mobil ini di klaim lebih cepat dan lebih canggih dengan kecepatan maksimum hingga 322 km per jam. Jakarta kembali bersiap menjadi tuan rumah ajang balap mobil listrik internasional yang di nantikan jutaan penggemar di seluruh dunia, yaitu Formula E.