
Call of Duty, Game Perang yang Jadi Waralaba Terbesar Dunia
Call Of Duty Merupakan Salah Satu Waralaba Game Tembak-Menembak Paling Di Kenal Di Dunia Hingga Saat Ini Masih Di Mainkan. Mengusung genre first-person shooter (FPS), game ini mengajak pemain merasakan pertempuran dari sudut pandang orang pertama dengan berbagai latar cerita, mulai dari Perang Dunia II, Perang Dingin, konflik modern, hingga peperangan futuristis.
Waralaba ini pertama kali di perkenalkan Activision pada 2003. Game ini pertama di kembangkan Infinity Ward untuk PC dan mengambil latar Perang Dunia II. Sejak awal, seri tersebut di rancang untuk menghadirkan pengalaman peperangan yang sinematik dengan pemain berperan sebagai prajurit dari berbagai negara.
Berkembang dari Perang Dunia II
Pada masa awal perkembangannya, game ini banyak mengambil latar dari konflik sejarah. Pemain di ajak mengikuti berbagai misi militer yang terinspirasi dari pertempuran besar abad ke-20.
Perubahan besar terjadi ketika Call of Duty 4: Modern Warfare di rilis pada 2007. Seri tersebut meninggalkan latar Perang Dunia II dan membawa pemain ke konflik modern dengan cerita fiksi. Kehadiran Modern Warfare menjadi salah satu titik penting dalam perkembangan franchise karena memperkenalkan pengalaman peperangan modern dengan persenjataan dan situasi yang lebih dekat dengan era kontemporer.
Setelah itu, game ini berkembang melalui beberapa seri populer seperti Modern Warfare dan Black Ops. Masing-masing memiliki karakter cerita serta latar waktu yang berbeda.
Black Ops Hadir dengan Cerita Perang Dingin
Seri Black Ops pertama di rilis pada 2010 dan mengambil latar Perang Dingin. Pemain mengikuti karakter seperti Alex Mason, Frank Woods, dan Jason Hudson dalam berbagai operasi rahasia.
Black Ops kemudian berkembang menjadi salah satu bagian penting dalam franchise Call of Duty. Activision mencatat bahwa Call of Duty: Black Ops berhasil melewati penjualan senilai 1 miliar dolar AS secara global tidak lama setelah di rilis pada 2010.
Seri berikutnya, Black Ops II, kemudian membawa cerita hingga masa depan. Game tersebut mengambil latar tahun 2025 dan memperkenalkan persenjataan modern, robot, drone, serta sistem cerita dengan sejumlah pilihan yang dapat memengaruhi jalannya kampanye.
Multiplayer Jadi Bagian Penting
Selain mode kampanye, multiplayer menjadi salah satu daya tarik utama game ini. Pemain dapat bertanding secara online melawan pemain lain dengan berbagai mode permainan.
Sistem multiplayer terus mengalami perkembangan dari satu seri ke seri berikutnya. Persenjataan, peta, pergerakan karakter, sistem progresi, hingga pilihan perlengkapan terus mendapatkan pembaruan.
Pada Call of Duty: Modern Warfare yang dirilis pada 2019, Activision memperkenalkan crossplay dan cross-progression sehingga pemain dari platform berbeda dapat bermain bersama dan mempertahankan perkembangan akun mereka.
Hadirnya Call of Duty: Warzone
Perkembangan game ini kemudian semakin luas dengan hadirnya Warzone. Berbeda dari seri utama yang biasanya di jual sebagai game premium, Warzone di kembangkan sebagai pengalaman free-to-play dan menjadi bagian dari ekosistem Call of Duty.
Warzone membawa genre battle royale ke dalam dunia game ini. Pemain bertarung dalam satu arena besar, mengumpulkan perlengkapan, bertahan dari pemain lain, dan berusaha menjadi tim atau pemain terakhir yang bertahan.
Ekosistem tersebut membuat game ini tidak hanya bergantung pada perilisan game utama setiap tahun, tetapi juga dapat mempertahankan aktivitas pemain melalui pembaruan konten dan musim baru.
Call of Duty Terus Berkembang pada 2026
Memasuki 2026, franchise game ini masih terus berkembang. Salah satu rilisan yang telah di umumkan adalah Call of Duty: Modern Warfare 4.
Game tersebut di jadwalkan meluncur pada 23 Oktober 2026 untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, PC, dan Nintendo Switch 2. Modern Warfare 4 kembali menghadirkan Captain Price serta cerita yang mengambil latar konflik di Semenanjung Korea.
Mode kampanye akan membawa pemain ke berbagai lokasi, termasuk Korea, New York, Paris, dan Mumbai. Selain kampanye, Modern Warfare 4 juga menghadirkan multiplayer serta mode DMZ yang menempatkan pemain dalam misi di wilayah konflik dengan sistem ekstraksi.